Langsung ke konten utama

Petualangan Cak Ram : Indahnya kelas 5


Kelas 5 2008/2009.

Dibagian kelas lima ini mungkin aku mulai dengan sebuah reff lagu dari Fort Minor – Where’d You Go.

Where’d you go?

I miss you so

Seems like it’s been forever

That you’ve been gone. (Apa2an ini anjrit)

Hendak kemana kamu pergi? Aku sangat merindukanmu. Rasanya sudah sangat lama kamu telah pergi.

Ya kelas lima sudah dimulai, dan ternyata benar sekali temanku ada yang pindah sekolah. Tiga orang temanku pindah sekolah seorang laki laki dan dua orang perempuan. Yang laki laki bernama Rayat dia gendut, dan termasuk anak yang kurang lebih suka bermain. Sedangkan yang perempuannya adalah Riyanti, ku tidak bisa mendeskripsikan dirinya tapi yang aku ingat adalah dia termasuk perempuan yang gendut, dan perempuan yang satu lagi adalah…. Ya, benar Hani. Dia pindah sekolah karena memang dia juga pindah tempat tinggal . Dia pindah ke Bekasi. Beda planet hehe...

Aku tidak pernah berpikiran kalau dia akan pindah, karena yang aku tahu bahwa yang akan pindah adalah Ajeng. Kabar tersebut sudah berhembus kencang bahkan semenjak kelas empat akan berakhir. Kaget juga aku ketika mengetahui bahwa Hani pindah, agak aneh memang kalau tidak ada dia dikelas. Aku yang kadang kadang suka mencuri curi pandangan ke arahnya sejak kelas tiga dan kelas empat, tetapi begitu kelas lima dia pergi. Ya aku tidak tahu dia pergi kemana saat itu, yang aku tahu dia hanya ikut budenya dan bersekolah di sekolah milik budenya. Terima kasih Tante Rika atas informasinya, aku memang saat itu berusaha mencari tahu kemana dia pergi.

Kelas lima aku jalani seperti biasa, namun kali ini aku duduk disamping Ajeng. Ya, aku senang duduk disamping dia karena dia sering sekali memberi tahuku informasi, dan mengajariku ketika aku tidak bisa mengerjakan tugas. Tetapi informasi yang aku tunggu darinya adalah informasi tentang  Hani. Cukup lama aku mencari tahu kabar beritanya, hingga akhirnya aku lupa dengan sendirinya.

Aku melupakan semuanya, tetapi rasaku tetap sama seperti sebelumnya. Dikelas lima ini aku bertemu teman baru yang nantinya menjadi sahabatku yaitu Lukman, dia sama kurusnya sepertiku dan selalu memakai jam tangan adidas berwarna merah. Aku berteman dekat dengan Adi, Bayu, Lukman, mereka selalu bermain bersamaku tidak hanya disekolah namun dirumahpun juga.

Aku  sudah berhasil melupakan semuanya, tetapi pertanyaan tentang kemana Hani tetap mengganjal didiriku. Aku tetap ingin tahu kemana dia pergi, yang tadinya aku lupa dengan sendirinya akhirnya aku kembali mencarinya. Ya walaupun informasi tersebut aku dapatkan ketika aku kelas enam yang nanti akan aku ceritakan. Oke baiklah aku ceritakan bagaimana suasana driku pada saat Hani tidak ada.

Jujur aku tidak terlalu merindukan dirinya awal awalnya, karena yang aku tahu dia tidak begitu jauh dariku, walaupun aku saat itu tidak tahu dia dimana. Yang mengganjal hanya pertanyaan kemana dia pergi.  Selama kelas lima aku tidak terlalu ingat kejadian penting yang terjadi saat itu yang aku ingat adalah ketika aku suka sama Ifa, adik kelas dan anak dari seorang dokter. Dia cantik sekali, namun pada saat itu belum tau dia siapa, dan aku baru mengetahuinya ketika kelas enam nanti yang juga akan aku ceritakan kisah ini.

Selama kelas lima aku jalani tidak ada yang lebih mengganjal daripada pertanyaan daripada pertanyaan tadi. Kelas lima aku jalani dengan biasa biasa saja walaupun Hani tidak ada, namun aku tetap memikirkannya ketika malam hari disaat aku tidur. Memikirkan dia ada dimana.

Pada semester dua saat itu sedang nge-trend social media dan aku membuat social media pertamaku, Facebook. Aku membuat akun tersebut tanpa kepikiran nantinya akan bisa bersapa dengan Hani, karena aku saat itu juga tidak terlalu mengerti. Saat itu yang aku tahu Facebook adalah menambahkan teman, chat, dan main game, itu saja yang aku lakukan selama bermain facebook. Temanku pertama kali sebanyak 40, yang dimana 20-an lebih adalah teman satu kelasku sisanya teman bermainku dirumah.

Mungkin kelas lima akan aku tutup sampai disini karena jujur tidak terlalu banyak kejadian yang perlu aku tulis, jadi aku cukupkan sampai disini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

01:21G

Malam begitu gelap, bintang pun memudar, cahaya bulan pun tertutupi gumpalan lembut awan. Hujan rintik rintik yang membasahi bumi ini membawa segenap kenangan yang pernah aku rasakan. Semua hal yang aku harapkan akan terjadi kepadaku. Semua hal yang ada pada masa lalu, semua rasa yang ada pada masa lalu akan terasa indah jika kita kenang dan aka nada keinginan dalam diri kita untuk mengulang sesuatu yang telah terjadi. Termasuk rasa yang ada didalam hatiku ini. Semua rasa yang tertinggal jauh didalam lubuk hatiku yang akan terus berada disana tidak akan tergantikan oleh siapapun. Perasaan yang dulu sangat menyiksaku terkadang datang kembali. Terkadang juga datang disaat yang tidak tepat. Perasaan yang datang kepadaku membawa semua rasa yang terpendam didalam hatiku. Entah mengapa hal itu bisa terjadi aku juga tidak tahu. Memang perasaan ini sungguh menyiksaku, dan aku tidak tahu harus berbuat apa. Aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan. Yang aku bisa lakukan hanya seperti dul...

Maaf.

Jauh.. jauh sekali dari tempat kita berada. Semua perasaan ini telah tersimpan begitu lama. Jauh dibawah hamparan bintang yang berkelap kelip. Ketika aku memejamkan mata, ku melihat indahnya senyum dibibirmu. Bila ini kesempatan terakhirku untuk membenahi apa yang terjadi waktu itu. Maka aku akan mengajakmu berdiri disisi ku dan bersama kita melihat indahnya bintang yang memberikan kedipan cinta yang begitu indah. Jika pada saat itu aku mengatakan padamu apa yang tidak pernah aku katakan. Jika aku menunjukkan semua perasaanku padamu. Jika aku menyatakan cintaku padamu. Maukah kau berjalan bersamaku hingga akhir waktu kita nanti. Mungkinkah hubungan kita bisa berakhir lebih dari seorang teman dekat? Dan kita akan berpegangan tangan erat hingga akhirnya kau mengerti, aku disini untukmu. Jauh sekali dari tempat kita berasal, jauh sekali dibawah bintang yang memandang. Mungkin ini saatnya yang tepat untuk berterus terang kepadamu, dan aku akan mengatakan kepadamu apa yang a...